Sang malaikat itu bernama pakde dan Budhe

Selasa, 30 Agustus 2016 | 08:59 WIB

DSC_0441Selama dunia berputar masih banyak manusia berjiwa laksana malaikat. Demikian juga dalam pelaksanaan kegiatan SM3T banyak ditemukan manusia-manusia yang berhati malaikat yang begitu tulus membantu dalam pelaksanaan kegiatan SM3T tanpa berharap imbal jasa.

Mereka ini lah yang menjadikan betapa terjalnya perjalanan SM3T menjadi laksana melangkah di atas beludru. Salah satunya dari orang-orang yang berjasa itu adalah pasangan suami istri yang biasa oleh anak-anak SM3T UNNES yang ditempatkan di kabupaten Ende di panggil pakde dan budhe. Pasangan yang bernama asli Pak supriyanto dan Ibu Wahyuni BUdiasih, begitu ikhlasnya rumah dijadikan basecamp temen-teman SM3T sejak angkatan I hingga sekarang angkatan V.

Bahkan tidak hanya rumahnya dijadikan basecamp tetapi dengan tekun beliu berdua banyak mengajarkan berbagai ajaran kehidupan dan soft skill yang belum pernah diajarkan di bangku akademik. Mulai dari memenejemen dapur hingga bagaimana bersikap di masyarakat dengan budaya yang berbeda. Tidak hanya menjadi basecamp tetapi juga menjadi rumah singgah bagi SM3T lain daerah atau propinsi ketika mereka ada kepentingan ke Ende berbagai peserta SM3T lain propinsi pernah singgah dan tinggal sejenak di rumah beliau.

“Kami beruntung ditempatkan di Ende karena kami punya sosok ayah dan ibu disini yang banyak mengajarkan kami semua ajaran kehidupan dan bila kelak kami berumah tangga, kami pengin mencontoh ajaran-ajaran tersebut untuk sebagai bagian pedoman hidup kami” cerita salah satu peserta SM3T ketika ngobrol saaat berpamitan untuk kembali ke UNNES karena masih bakti telah habis.

Terima kasih Pakde dan budhe, mozaik sm3t tak lengkap tanpa Anda berdua

Diunggah oleh: Agung Wiyanto

Tinggalkan Balasan