Yayasan Agus Sutanto Hadirkan LP3 di Sorong

Senin, 5 Desember 2016 | 16:09 WIB

foto sorong

Bertempat di Mess PT. Henrison Iriana, Kampung Arar, Distrik Mayamuk,   Kabupaten Sorong, Papua Barat, Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) Universitas Negeri Semarang hadir kembali untuk yang kedua kalinya di 2016 ini. Kegiatan bertajuk Pelatihan Kompetensi Pedagogik dan Keprofesionalan Guru SD pada Pembelajaran Matematika digelar pada tanggal 28 November s.d. 1 Desember 2016. ‘Kegiatan ini merupakan yang kedua kalinya dilaksanakan di Sorong tahun ini’, kata Ketua LP3 dalam sambutan pembukaan. Di tempat yang sama, LP3 menyelenggarakan kegiatan serupa pada tanggal 26 – 28 Februari 2016. Dr. Abdurrahman, M.Pd  menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Agus Sutanto Jakarta yang telah memfasilitasi kegiatan dan dalam dua kegiatan dengan peserta yang berbeda, mempercayakan kepada LP3 untuk mengirimkan instruktur. Dalam pelatihan ini, LP3 UNNES menugaskan Drs. Sugiarto, M.Pd dan Dr. Isnarto, M.Si sebagai instruktur.

Yessica Laony, Ketua Yayasan Agus Sutanto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian yayasan untuk turut serta memajukan pendidikan di Papua. “Dana yayasan bersumber dari perusahaan-perusahaan dan HPH yang antara lain melakukan kegiatan di Papua. Dana yang terkumpul antara lain digunakan untuk kemajuan pendidikan melalui pemberian beasiswa kepada putra-putri karyawan dan penyelenggaraan pelatihan peningkatan kualitas guru di daerah sekitar lokasi perusahaan”, ungkap Yessica.

Di hadapan 39 guru peserta pelatihan, Kepala Bidang Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kabupaten Sorong, Romanus Rasid, S.Pd, M.Pd. menyambut baik kegiatan ini. “Propinsi Papua Barat menempati urutan ketiga dari bawah dalam capaian UKG secara nasional.  Melalui kegiatan ini, saya berharap kompetensi guru meningkat dan capaian UKG menjadi lebih baik”, pintanya.

Selama pelatihan, kedua instruktur mengajak peserta untuk mendalami materi, meningkatkan kompetensi pedagogik, membuat dan mempraktekkan berbagai alat peraga manipulatif dalam pembelajaran matematika. Antusias para peserta tampak dari kesemangatan mereka mengikuti pelatihan dari pagi sampai malam. Di penghujung kegiatan, panitia menghadirkan Agus Jayusman, peserta terbaik pelatihan di Sorong periode I. Agus mendapatkan kesempatan mengikuti magang pengembangan alat peraga matematika di UNNES atas dukungan dana yayasan. Agus menceritakan pengalaman menarik dalam mengelola kelas matematika dengan pemanfaatan alat peraga, dan mengajak seluruh peserta pelatihan untuk mengimplementasikan hasil pelatihan di kelas.

Di penghujung kegiatan pelatihan, kegiatan diakhiri dengan evaluasi pelaksanaan, capaian pretes-postes, dan penyerahan kenang-kenangan kepada 3 peserta terbaik yakni Kemijan, S.Pd. SD (SD Inpres 36),  Nurudin, S.Pd. SD (SD Inpres 20) dan  Tati Astuti, S.Pd. SD Inpres 33 Kabupaten Sorong.

Diunggah oleh: Dina Puspaningrum

Tinggalkan Balasan