PROGRAM PPL INTERNASIONAL TERINTEGRASI KKN*

 

1. Definisi PPL Internasional

PPL Internasional merupakan salah satu program unggulan Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) Universitas Negeri Semarang yang sampai saat ini telah bekerjasama dengan sekolah-sekolah yang ada di Negara Asia dan beberapa negara di Eropa. Dengan mengikuti program PPL Internasional, mahasiswa praktikan tidak hanya mendapatkan pengalaman mengajar sesuai dengan bidang keahlian mereka, melainkan juga belajar mengenai pengelolaan sekolah di negara yang dituju secara komprehensif. Selain itu, mereka juga mendapatkan kesempatan untuk tinggal bersama orangtua asuh atau di asrama sekolah bersama guru dan/ atau mahasiswa setempat selama program berlangsung sehingga mahasiswa memiliki tambahan ilmu pengetahuan tentang bahasa dan budaya negara yang ditinggali serta bagaimana menjembatani perbedaan budaya tersebut.

Pada tahun 2018, Pusbang PPL bekerjasama dengan Pusbang KKN LP2M untuk mengupayakan integrasi kegiatan PPL dan KKN Internasional sehingga  di negara mitra, mahasiswa dapat melaksanakan 2 mata kuliah sekaligus yang sama-sama harus ditempuh pada semester 7, yakni PPL dan KKN. Upaya tersebut disambut baik oleh Pusbang KKN LP2M UNNES dengan memberikan kesempatan bagi mahasiswa PPL Internasional untuk dapat mengikuti KKN Penyetaraan yang mana nantinya mahasiswa diberi kesempatan untuk memaparkan kegiatan Community Service yang mereka lakukan selama di negara mitra PPL untuk mendapatkan kredit KKN sejumlah kegiatan yang telah berhasil mereka lakukan.

2. Negara tujuan PPL Internasional

Hingga tahun 2019, LP3 sudah menyelenggarakan program PPL Internasional sebanyak 7 kali. Pada tahun 2013 hingga 2015, dalam upaya inisiasi program ini, LP3 hanya memiliki satu negara tujuan yakni Malaysia dengan bekerjasama dengan universitas setempat yakni Universitas Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia. Dalam perjalanannya, LP3 bekerjasama dengan Non-Government Organization (NGO) yang bergerak dalam bidang pendidikan, yakni DeJavato dan melebarkan sayap hingga ke beberapa negara Asia, yakni Taiwan, Thailand, dan Vietnam, serta dua negara Eropa yakni Perancis dan Belgia. Pada tahun 2019, LP3 juga bekerja sama dengan NGO Malaysia bernama Panji Integrasi Cerdas Sdn. Bhd. yang menjembatan kerja sama UNNES dengan Dinas Pendidikan di kawasan Hulu Selangor, Malaysia. Pada tahun ke-9 nya, di tahun 2019, LP3 melalui program PPL Internasional telah mengirimkan 60 mahasiswa terbaik UNNES ke 7 negara, yakni Malaysia, Singapura, Vietnam, Taiwan, Filipina, Jepang dan Perancis. Negara lain yang dapat dikunjungi selain ke enam negara yang disebutkan ialah Nepal, India, dan Thailand. Pada praktiknya mahasiswa bebas memilih negara yang sesuai dengan minat mahasiswa yang bersangkutan.

3. Prosedur

Untuk mendukung terlaksananya program PPL Internasional, maka prosedur yang harus dilalui adalah:

  1. Pusbang PPL menginformasikan tentang program PPL Internasional ke program studi kependidikan di lingkungan Universitas Negeri Semarang.
  2. Pusbang PPL menawarkan mitra luar negeri yang siap menerima PPL Internasional beserta biayanya kepada mahasiswa lewat website, sosial media, dan media iklan lainnya.
  3. Mahasiswa mendaftar secara langsung ke Pusbang PPL.
  4. Mahasiswa mengisi formulir pendaftaran dan memilih 3 pilihan negara tujuan.
  5. Mahasiswa melaksanakan seleksi administrasi.
  6. Mahasiswa yang seleksi administrasi, selanjutnya melaksanakan seleksi wawancara dan bahasa.
  7. Mahasiswa membayar biaya program sesuai yang ditetapkan.
  8. Mahasiswa mengikuti pre-departure training oleh tim PPL Internasional dan NGO.
  9. Mahasiswa berangkat ke negara tujuan.
  10. Mahasiswa mengikuti program PPL Internasional.
  11. Mahasiswa kembali dari negara tujuan.
  12. Mahasiswa mengumpulkan laporan kegiatan dan presentasi.
  13. Mahasiswa mendapat nilai PPL 1 dan PPL 2.

4. Peserta

Peserta PPL Internasional adalah mahasiswa semester 7 yang mengambil mata kuliah PPL 1 dan 2 yang telah lolos seleksi dan melengkapi persyaratan sebagaimana tertulis dalam Prosedur Pendaftaran PPL Internasional.

5. Lama Kegiatan

Rata-rata kurun waktu pelaksanaan PPL Internasional adalah rata-rata selama satu bulan. Di beberapa negara, lama kegiatan dapat lebih lama, bergantung pada kesepakatan dan kegiatan di negara tersebut. Contohnya di Perancis lama kegiatan adalah selama 10 bulan dan di Belgia selama 8 bulan.

6. Hasil

Hasil Program PPL Internasional adalah berupa laporan PPL 1 mahasiswa yang berisi hasil observasi sekolah mahasiswa di negara mitra, laporan PPL 2 yang berisi laporan kegiatan Praktik Mengajar mahasiswa di negara mitra, narasi atau cerita singkat pengalaman mahasiswa selama di negara mitra, dan video singkat tentang kegiatan PPL Internasional mahasiswa di negara mitra. Bagi beberapa mahasiswa, hasil juga merupakan data lapangan untuk keperluan penulisan skripsi. Selain itu, bagi mahasiswa yang melaksanakan KKN penyetaraan terintegrasi dengan PPL, hasil yang didapatkan juga mencakup laporan kegiatan Community Service.

7. Foto Kegiatan

Beberapa kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa adalah sebagai berikut:

Gambar 1. 3 Mahasiswa Peserta Program PPL Internasional berfoto bersama dengan guru kelas dan siswa SD di Mysore India setelah sesi perkenalan. Dalam kesempatan ini, selain memperkenalkan diri sendiri, mahasiswa juga memperkenalkan negara Indonesia pada siswa-siswa. Mahasiswa PPL Internasional berkesempatan untuk magang menjadi guru PPL di Mysore Public School India selama kurang lebih lebih 2 bulan mengajar mata pelajaran Olahraga dan Bahasa Indonesia. Kegiatan ini merupakan buah kerjasama LP3 dengan Dejavato Indonesia.

Gambar 2. Dua Mahasiswa Peserta PPL Internasional Nepal berfoto setelah berpamitan dengan siswa-siswa di Vaishnavi Secondary School setalah melaksanakan praktik mengajar selama dua bulan mengajar mata pelajaran IPA. Kegiatan ini merupakan buah kerjasama antara LP3 Unnes dengan Dejavato. Mahasiswa berpendapat bahwa kegiatan ini memberi mereka pengalaman dalam mengajar di sekolah alam di negara asing. Bahasa pengantar yang digunakan dalam pembelajaran adalah Bahasa Inggris.

Gambar 3. Salah satu mahasiswa peserta program PPL Internasional Singapura sedang Praktik Mengajar pada sesi Monitoring dan Evaluasi oleh Pusat PPL. Kelas praktik adalah kelas Kindergarten (TK) milik Sekolah Indonesia Singapura (SIS), Ltd. yang telah diakui oleh Singapura sebagai salah satu sekolah Internasional dengan sertifikat dari pemerintah Singapura. Walaupun merupakan sekolah milik pemerintah Indonesia, namun menggunakan bahasa Inggris sebagai pengantar karena telah diakui sebagai sekolah internasional. Pada kesempatan ini, 4 mahasiswa berkesempatan melaksanakan praktik mengajar selama 3 bulan, mengajar mata pelajaran Sosiologi, Geografi, kelas TK, dan kelas SD.

Gambar 4. Mahasiswa program PPL Internasional di Yongkang Junior High School Taiwan berfoto bersama siswa dan guru kelas setelah selesai mengajar ekstrakurikuler Menari. 3 mahasiswa Unnes berkesempatan untuk mengajar mata pelajaran Bahasa Inggris, Matematika, dan Teknologi Pendidikan. Ketiga mahasiswa tersebut menguasai keterampilan menari selain Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar pembelajaran.

8. Manfaat Kegiatan

Selain mendapatkan kesempatan belajar mengajar akademik dan budaya di negara lain, mahasiswa juga akan mendapatkan sertifikat latihan mengajar dari negara mitra yang bertaraf internasional.

9. Kontak Kami

Bagi mahasiswa yang ingin mengikuti program PPL Internasional, dapat menghubungi dan mendapatkan informasi di Kantor Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Profesi (LP3) UNNES di Gedung Prof. Satmoko Kampus UNNES Sekaran, Gunungpati atau menghubungi nomor Girindra Putri Dewi Saraswati, M.A. pada nomor 085741414045 (hanya melalui teks WA).

 

Link pendaftaran PPL Luar Negeri UNNES